Tag Archives: Tebing 125

Pendidikan dan Latihan Lanjutan Rock Climbing 33

Diklanjut yang dilakukan pertama kali yaitu Diklanjut Rock climbing. Dilaksanakan di tebing Citatah 125 berada di Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di 5 km Padalarang selama 4 hari yaitu dimulai dari hari kamis 1mei 2014 sampai hari minggu 4mei 2014 Hal ini dilakukan karena anggota muda Jantera 33 Brigada Kampita Atyasa berjumlah 22 orang. Instruktur yang ikut ada 4 orang.
Saat hari kamis beberapa anggota muda telah sampai di Tebing Citatah 125 namun karena ada yang syuting salah satu stasiun Televisi swasta akhirnya hanya melakukan spot climbing sampai hanger ke tiga yang memasang hanger ke 1 Andi Aji, Hanger ke 2 Yudita dan Hanger ke 3 sama instruktur asep.lalu di clean sama instruktur asep.

Diklanjut RC Jantera 35

CitatahPada hari Jum’at sore s.d Minggu malam tanggal 2 s.d 4 April 2016. Saya bersama saudara anggota muda JANTERA lainnya melaksanakan diklanjut atau pendidikan lanjutan mata latih Rock Climbing di Tebing 125 Citatah Padalarang- Bandung. Kami berangkat sekitar pukul 16.30 WIB, dibagi menjadi dua kelompok, ada yang pergi naik kereta api dan ada yang naik motor sebagai tim pendahulu yang bertugas membawa peralatan Rock Climbing. Saya, Ika, Fauzia, dan Hasan naik motor. Sementara Aiyanti, Ipan, dan Hasanudin naik kereta api.

Kami kemalaman dan istirahat sebentar di mushola SPBU untuk sholat. Lalu melanjutkan perjalanan ditemani dengan hujan gerimis, jalanan licin, dan kemacetan serta sinar lampu jalanan yang menerangi perjalanan kami. Saking banyaknya barang yang kami bawa ada salah satu pengendara di sebelah kami yang bertanya “Neng, mau naik gunung ya?”, nada menggoda. Saya yang dibonceng Fauzia hanya kaget melihat mas-mas itu bertanya sambil tersenyum sedikit. Lalu saudara saya Fauzia berkata, “Yaelah, bilang aja iya ga!”.

Saya hanya kaget dan ingin tertawa mendengar pembicaraan mas-mas itu. Setelah perjalanan panjang, akhirnya kami sampai juga di Gerbang Tebing 125 Citatah Padalarang Bandung. Ketika tiba disana, kami langsung disambut hangat oleh para pemuda Karang Taruna desa tsb. di saung buatan mereka, dekat pintu masuk. Saung nya terbuat dari jerami dan bambu-bambu, berbentuk panggung, panjangnya sekitar 6 meter dan tingginya sekitar 2,5 meter, di salah satu sisi saung ada ruangan tempat perpustakaan buku-buku bacaan anak-anak desa yang belajar di sana. Mereka menerangkan bahwa saung ini suka dipakai belajar anak-anak desa tsb. dan didepannya ada wahana bermain anak-anak seperti ayunan yang belum lengkap.

DIKLANJUT ROCK CLIMBING JANTERA 33

Kamis, 1 Mei 2014, hari pertama ini, aplikasi di lapangan tidak sesuai dengan perencanaan awal, dikarenakan jalur market yang akan kita pakai digunakan untuk kepentingan oleh pihak lain. Dengan demikian,  aplikasi big wall yang seharusnya sudah dimulai hari ini terpaksa harus kita tunda, sehingga kita sepakat untuk melakukan aplikasi sport climbing terlebih dahulu. Dengan dibagi menjadi dua kelompok dari kami, kelompok pertama di jalur rock n’ roll dan kelompok kedua di chock 8, dua jalur tersebut mempunyai tingkat kesulitan (grade) berkisar antara 5.8 sampai dengan 5.9. Andi Aji berhasil memanjat dan memasang runner pada hanger pertama di jalur rock n’ roll. Kemudian untuk hanger ke-2 dan ke-3, runner berhasil dipasang oleh Anisa Yudita. Sedangkan di jalur chock 8,  belum berhasil dipasang satu  hanger –pun, sehingga pemasangan  hanger pertama dibantu oleh Instruktur Asep. Walaupun sudah dibantu, kita belum berhasil memasang satu runner-pun sampai akhir waktu pemanjatan hari ini Dengan demikian, sesuai dengan ketentuan pemanjatan tersebut harus kita capai di kemudian hari.

Diklatsar Jantera XXXII

IMG_1902

Oleh: Adi Priatna, Grajag Baswara Sandekala.

Kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Jantera ke 32 dimulai dari tanggal 14 sampai dengan tanggal 28 Januari 2013, untuk kegiatannya dibagi kedalam 2 jenis yaitu materi kelas dan materi lapangan, dalam materi kelas diisi dengan materi yang merupakan pembekalan untuk materi lapangan, dalam materi kelas kita mendapatkan materi tentang materi perjalanan, survival, konservasi kawasan karst,SAR, dsb, materi nya sangat menarik dengan pemberi materi yang luar biasa dan bukan merupakan orang sembarangan, mulai dari pendiri Jantera yaitu Kang Bahtiar sampai Kang Sofyan Arif Fesa yang merupakan salah satu pendaki dari 7 puncak tertinggi di dunia.