Tag Archives: Novi Kristanti

Kidulan di sepanjang Garut Selatan

janteraPantai mah kidulan, bermain lagi kesini lain kali ya Nak!” begitulah kira-kira ucap seorang Bapak penjaga penginapan tempat mahasiswa Geografi 2012 melaksanakan praktikum sebelum kami pulang menuju Kota Kembang. Disebut kidulan mungkin karena cerita sang Ratu Pantai Selatan yang telah melegenda di sepanjang selatan Pulau Jawa, tetapi aku sendiri belum mengerti maksud perkataan beliau tersebut. Mungkin ada hubungannya dengan syuting film itu? Atau dengan kelima mahasiswa yang masih belum ditemukan itu? Entahlah. Yang pasti itu adalah Pantai Selatan!


Membelah lautan hingga matahari terbenam

Bagi kami masyarakat pesisir sudah pasti sering nongkrong hingga renang di setiap sudut lautan kampung kami, terlebih kini sudah banyak pernak pernik fasilitas pantai yang mendukung hingga menghambat konsep wisata di negri yang katanya Sejuta Pesona ini, misalnya saja tempat duduk dan payung pantai sebagai pendukung dan pondok jajanan sebagai pengganggu hati menikmati lautan. Sebuah kampung halaman ini terletak di salah satu sudut barat Pulau Sumatera yang berbatasan langsung dengan ganasnya si Samudera Hindia. Itulah dia Sibolga, daerah yang temasuk sebagai kota terkecil di dunia.

Bosan dengan cara menikmati lautan yang gitu-gitu (nongkrong-berenang) saja, aku dan beberapa teman serta saudaraku memutuskan untuk ikut bermesin ke tengah lautan. Sejak dulu aku penasaran dengan pulau-pulau lain di sekitar tempat tinggalku. Ada yang sering kami kunjungi namun itu hanya membutuhkan waktu 30menit menyeberang yaitu ke Pulo Poncan. Nah, penasaranku ini adalah pulau lain yang berada jauh dari daratan rumahku yang hanya terlihat bayangannya saja dari daratan sini, dan ketika hujan bayangan pulaunya pun tak tampak.

Peluncuran Buku Bandung Di Lingkung Gunung

1

Foto dan Tulisan oleh: Novi Kristanti, Grajag Baswara Sandekala.

Buku “Bandung Di Lingkung Gunung” ini berisikan data-data serta informasi mengenai rangkaian pegunungan yang mengelilingi cekungan Bandung. Data-data serta informasi yang kami peroleh dan kami kumpulkan tersebut tentunya tidaklah mudah, butuh proses yang cukup berat, mulai dari proses pencarian dan pengumpulan data dan informasi dari berbagai pihak dan berbagai sumber, proses perijinan yang cukup rumit, sampai proses pendakian yang sangat melelahkan. Namun, hal tersebut tidaklah menjadi halangan bagi kami untuk membuktikan bahwa kami mampu untuk berkarya, dan buku inilah salah satu karya yang kami persembahkan sebagai bentuk pengabdian kami (Ketua Adat Jantera 2012 : 2).