Keberanian

“Keberanian menjadi salah satu faktor kesuksesan dalam berkegiatan di alam bebas. Berani itu tahu akan risiko yang akan dihadapi, dalam hal ini kita harus lebih berhati-hati. Ada slogan dari senior kita, berhati-hati bukan berarti lamban, cepat bukan berarti teledor. Berani itu berhati-hati dan tidak teledor. Di gunung Hawu ini, kami Read more…

“Di Atas Ketinggian Ada Kerendahan Hati”

“Dewasa ini kegiatan alam terbuka mendaki gunung menjadi salah satu kegiatan yang setiap orang dapat melakukannya. Hanya bermodalkan nekat saja sudah bisa menaklukan gunung yang dituju.” “Namun, banyak pendaki telah melupakan makna sebenernya dari pendakian. Bahwa puncak bukanlah segalanya, tetapi bagaimana cara kita dapat melihat keindahan ciptaan tuhan dari sudut Read more…

Lebih Dekat dengan Sekjen FKPAA Periode 2013-2015

Tulisan Jantera kali ini akan mengangkat seseorang yang baru-baru ini dipercaya menjadi Sekjen FKPPA UPI, dia adalah Septian Eka Putra. Septian atau yang akrab dipanggil Bang Roges ini lahir di Jakarta pada tanggal 26 September 1989. Dia adalah seorang Mahasiswa Geografi UPI angkatan 2008 sekaligus anggota Jantera angkatan 29 Gentra Yudha Kelana. Pada tanggal 2 November 2013 yang lalu, Lelaki keren yang berbadan sedikit tipis ini terpilih menjadi Sekjen FKKPA pada Kongres FKPPA yang diadakan di FPTK-UPI, dia menggantikan posisi Rifky dari Pecinta Alam Mahasiswa Olahraga (PAMOR) yang menjabat sebagai sekjen FKPPA sebelumnya.

Dengan motto “Jangan takut untuk bilang berani!” Bang Roges membuktikannya dalam Kongres tersebut. Berani mengambil jalan untuk menjadi seorang sekjen di FKPPA patut diacungi jempol, walaupun sebenarnya Bang Roges sendiri tidak terlalu berniat. Tetapi, sekarang abang yang hobi panjat tebing ini siap untuk menjalankan tanggungjawab yang diberikan kepadanya serta menjaga kepercayaan dari anggota FKPPA. FKPPA (Forum Komunikasi Perhimpunan Pecinta Alam) menurut Bang Roges adalah sebuah forum silaturahmi seluruh mahasiswa pecinta alam yang ada di kampus UPI. Sebagai sekjen Septian diamanahi untuk memimpin dan bersedia menampung aspirasi yang dikeluarkan oleh anggota FKPPA. (lebih…)

Mengenal Anggota Jantera yang Diwisuda

13 juni 2016 merupakan saksi waktu yudisium beberapa anggota jantera. Selamat atas gelar sarjana pendidikannya, semoga ilmu yang didapat barokah dan dapat diamalkan sebagaimana mestinya. Sukses untuk kehidupan setelah mahasiswa. Dimanapun kalian berada, dan kemanapun kalian pergi jantera dengan pintu lebar akan terbuka untuk tempat kalian singgah, karena kita adalah keluarga.

Binta Zidni Ilma

Binta Zidni IlmaWanita mungil bertempat tinggalkan di bandung ini memiliki hobi berjalan-jalan. Berjalan-jalan di duni nyata dan di dunia pikiran. Salah satu jalan-jalan di dunia pikiranya adalah mengerjakan skripsi. Skripsi sudah menjadi mantan teman dia, karena wanita jantera angkatan 33 ini sudah dinyatakan lulus dari universitas yang selama ini menjadi tempat belajarnya.

Ada beberapa hal yang disampaikan binta kepada jantera. Jantera itu keluarga yang paling mengerti, karena memiliki tingkat toleransi yang tinggi. Jantera menarik dengan style dan kegiatan menjelajahnya, karena kami menjelajah dengan keilmuwan kami dan menghasilkan karya.

Hal yang tidak pernah terlupakan dalam jantera adalah aktivitas yang dilakukan bersama baik secara outdoor maupun indoor. Ada pesan juga untuk jantera, jangan lupa makan, jangan lupa tidur, tetap semangat dan bergerak, dan jangan lupa kalau kita bersama dalam satu keluarga. Akhir kata nuhun jantera. Semangat untuk binta dalam kariernya semoga dilancarkan segalanya, dan kalo naik gunung ketika malam hari diusahakan jangan pakai kacamata hitam, karena malam itu gelap apabila memakai kacamata hitam akan semakin gelap. Takutnya nanti salah ambil pijakan, tapi mantaplah untuk binta yang mendaki puncak rinjani di dini hari dengan kacamata hitamnya. Diusahakan belilah kacamata bening dan pakailah sebagaimana mestinya—HMI (lebih…)

Lebih Dekat dengan Ketua BEM HMP Geografi

1460120339724Senin, 28 Maret 2016. Sandy Rahman (Mahasiswa Pendidikan Geografi 2014), adalah sosok yang kemudian terpilih untuk mendapat amanah memimpin BEM HMP Geografi Periode 2016-2017.

Mahasiswa yang lahir di Tasikmalaya pada tanggal 8 Juli 1995 itu mungkin sebelumnya tidak pernah menyangka akan mengambil alih nahkoda dari Ketua BEM sebelumnya, Elpin Oktiadi (angkatan 2013). Tapi amanah tidak akan pernah salah pundak, Tuhan memiliki rencana tidak terduga untuk menaikkan derajat kepemimpinan seseorang.

Pemuda yang akrab dipanggil Sandy ini sebelumnya merupakan salah seorang staf Departemen Pendidikan di HMP Geografi UPI, bahkan juga sempat menjabat koordinator Kakak Pembimbing Kelompok Kaderisasi Mahasiswa Baru (Bingkel 2015). (lebih…)

Lebih Dekat dengan Kadat Windya

Windya Renata“Siap dat!”, kurang lebih kata-kata itulah yang selama setahun ke depan akan menghiasi kehidupan Windya Renata, Ketua Adat baru yang diangkat pada MUSDAT JANTERA ke- 23 beberapa waktu lalu. Pemuda yang kerap disapa Windya ini lahir di Bandung pada 25 Februari 1995 dan masuk Departemen Pendidikan Geografi pada Angkatan 2013.

Berbeda dengan beberapa kepengurusan sebelumnya yang didominasi oleh alumni Bidang II (Keilmuwan dan Penjelajahan), Ketua Adat ke-23 ini justru berasal dari Bidang IV atau Bidang Logistik JANTERA dengan spesifikasi keahlian Caving dan Speleologi.

Kadat Windya biasanya bisa ditemui di rumahnya ketika akhir pekan, di Jl. Marga Asri, No. 9, Kompleks Bumi Asri, Blok B 234, RT 01, RW 05, Kelurahan Gempol Sari, Kecamatan Bandung Kulon, Bandung. (lebih…)